5 Fitur Darurat Android Yang Sering Dilupakan, Padahal Bisa Menentukan Keselamatan

Banyak pengguna Android belum memanfaatkan ponselnya sebagai alat keselamatan. Padahal, beberapa fitur darurat bisa menjadi pembeda saat kondisi genting datang tiba-tiba dan tidak memberi banyak waktu untuk bertindak.

Karena situasi darurat tidak pernah datang dengan jadwal, pengaturan ini sebaiknya dicek sejak awal. Lima fitur berikut menjadi lapisan penting agar Android siap membantu sebelum terlambat.

1. Personal Safety sebagai dasar perlindungan

Personal Safety, yang juga dikenal sebagai Safety, menjadi fondasi fitur darurat di Android. Aplikasi ini sudah terpasang di banyak ponsel dengan Android 12 atau lebih baru, dan juga tersedia gratis di Google Play Store.

Fungsinya bukan hanya untuk keadaan panik, tetapi juga untuk persiapan. Melalui aplikasi ini, pengguna bisa menjadwalkan safety check-in saat bepergian ke tempat berisiko dan menambahkan informasi penting seperti alergi serta golongan darah.

2. Kontak darurat dan deteksi kecelakaan

Personal Safety juga bisa diatur agar kontak darurat menerima lokasi dan status pengguna secara otomatis saat ada bahaya. Pada model tertentu seperti Google Pixel, aplikasi ini memiliki fungsi tambahan berupa deteksi kecelakaan mobil otomatis.

Sebagian besar fitur itu bergantung pada lokasi yang aktif di ponsel. Untuk deteksi kecelakaan mobil, perangkat juga harus memiliki SIM atau eSIM yang aktif.

3. Emergency SOS untuk akses cepat

Saat darurat terjadi, pengguna sering tidak punya waktu untuk membuka banyak menu. Emergency SOS dibuat untuk memangkas langkah dan memicu tindakan penting lewat pintasan sederhana.

Pengaturan ini tersedia di bagian Safety & emergency pada aplikasi Settings. Dari sana, pengguna bisa menjalankan setup sesuai kebutuhan, termasuk pemicu menekan tombol daya beberapa kali dengan cepat.

4. Video darurat yang langsung dibagikan

Salah satu fungsi paling lengkap di Emergency SOS adalah perekaman video. Rekaman itu bisa dibagikan otomatis ke kontak darurat dan dicadangkan ke penyimpanan cloud selama koneksi internet tersedia.

Fitur ini perlu digunakan dengan hati-hati karena merekam orang tanpa izin dapat melanggar hukum privasi. Karena itu, pengguna perlu memahami konsekuensinya sebelum mengaktifkannya.

5. Peringatan lokasi, gempa, dan pelacakan darurat

Android juga memiliki Crisis Alerts untuk memberi notifikasi tentang situasi berbahaya di sekitar lokasi pengguna. Peringatan ini mencakup bencana alam hingga cuaca ekstrem, dan banyak ponsel Android memilikinya aktif secara default.

Google mengambil informasinya dari sumber publik seperti peringatan pemerintah dan aliran berita lokal, ditambah upaya pengumpulan data miliknya sendiri. Jika notifikasi dibuka, pengguna akan diarahkan ke hasil Google Search yang berisi detail situasi dan saran tindakan aman.

Selain itu ada Earthquake Alerts yang khusus untuk gempa bumi. Google menggabungkan data dari ShakeAlert dan lokasi kasar perangkat Android untuk mendeteksi ancaman yang sedang atau akan terjadi, lalu menampilkan perkiraan pusat gempa, magnitudo, intensitas guncangan, serta panduan berlindung.

Di sisi lain, Emergency Location Service atau ELS membantu petugas darurat menemukan lokasi pengguna dengan lebih cepat. Fitur ini aktif lewat menu Location services di bagian Location pada pengaturan Android, dan hanya bekerja saat pengguna menelepon atau mengirim pesan ke nomor darurat seperti 911 di Amerika Serikat atau 112 di Eropa.

Saat ELS aktif, lokasi saat ini ikut dikirim melalui kanal resmi ke petugas pertama. Google tidak menerima data lokasi dari proses ini, namun sistem juga dapat mengirim informasi relevan lain seperti bahasa yang dipilih di ponsel agar komunikasi di lokasi lebih mudah.

Terkait