Produksi kolagen yang menurun sering membuat kulit kehilangan kekenyalan, tampak lebih kendur, dan garis halus jadi lebih mudah terlihat. Karena itu, pilihan makanan harian bisa ikut menentukan apakah kulit tetap terlihat segar atau justru makin menunjukkan tanda penuaan.
Di antara banyak bahan pangan, ada 5 buah yang dikenal membantu tubuh mendukung pembentukan kolagen dari dalam. Kelimanya juga membawa manfaat tambahan seperti antioksidan, vitamin E, dan zinc yang ikut membantu menjaga kondisi kulit.
Jeruk dan keluarga citrus
Jeruk, grapefruit, lemon, dan jeruk nipis kaya vitamin C yang berperan penting dalam produksi pro-kolagen. Pro-kolagen adalah prekursor kolagen tubuh yang membantu proses sintesis kolagen berjalan lebih baik.
Kelompok buah ini juga mudah dimasukkan ke menu harian. Potongan jeruk bisa ditambahkan ke salad, sementara grapefruit dapat menjadi pilihan sarapan yang segar.
Buah beri dengan dua manfaat sekaligus
Stroberi, raspberry, blueberry, dan blackberry termasuk buah beri yang tinggi vitamin C. Kandungan tersebut membantu tubuh membentuk kolagen dan menggunakannya secara efektif.
Menurut Katey Davidson, MScFN, RD, buah beri juga kaya antioksidan yang membantu melindungi kulit dari kerusakan. Meski tidak mengandung kolagen, kombinasi vitamin C dan antioksidannya membuat buah beri tetap relevan untuk perawatan kulit dari dalam.
Jambu biji yang kaya vitamin C dan zinc
Jambu biji menjadi salah satu buah tropis yang menonjol karena kandungan vitamin C-nya. Nutrisi ini membantu meningkatkan produksi kolagen yang dibutuhkan kulit.
Jambu biji juga mengandung zinc, yaitu salah satu faktor pendukung produksi kolagen. Kombinasi dua nutrisi itu membuat buah ini layak dipertimbangkan sebagai bagian dari pola makan harian.
Nanas yang menyegarkan, tetapi perlu dibatasi
Nanas membantu meningkatkan produksi kolagen berkat kandungan vitamin C-nya. Rasa asam-manisnya membuat buah ini banyak dinikmati saat cuaca panas.
Meski begitu, nanas tidak selalu cocok untuk semua orang. Pada penderita asam lambung, buah ini dapat memicu produksi asam lambung berlebih sehingga konsumsinya perlu diperhatikan.
Alpukat yang mendukung kolagen lewat lemak baik
Alpukat dan minyak alpukat mengandung omega-3 untuk membantu meningkatkan kolagen serta vitamin E untuk melawan radikal bebas. Dr. Clarissa Shetler dan Christine Falsetti, PhD, pendiri C2 California Clean, menyebut kombinasi itu ikut mendukung perawatan kulit dari dalam.
Selain membantu produksi kolagen, alpukat juga memberi dukungan tambahan terhadap paparan radikal bebas yang dapat memengaruhi kondisi kulit. Itu sebabnya alpukat sering dianggap sebagai buah yang punya peran lebih dari sekadar mengenyangkan.
| Buah | Nutrisi Utama | Manfaat Terkait Kolagen |
|---|---|---|
| Jeruk dan keluarga citrus | Vitamin C | Membantu produksi pro-kolagen |
| Buah beri | Vitamin C, antioksidan | Mendukung pembentukan kolagen dan melindungi kulit |
| Jambu biji | Vitamin C, zinc | Membantu produksi kolagen |
| Nanas | Vitamin C | Membantu meningkatkan produksi kolagen |
| Alpukat | Omega-3, vitamin E | Mendukung kolagen dan membantu melawan radikal bebas |
Perawatan kulit yang terlihat glowing dan awet muda tidak hanya bergantung pada skincare dari luar. Asupan buah-buahan yang tepat dapat menjadi langkah sederhana untuk membantu tubuh menjaga kolagen sekaligus memberi perlindungan tambahan pada kulit.
Jeruk, buah beri, jambu biji, nanas, dan alpukat sama-sama punya kontribusi berbeda, tetapi tujuannya serupa: membantu kulit tetap kenyal, sehat, dan tampak lebih segar. Dengan konsumsi yang sesuai kebutuhan, pilihan buah ini bisa menjadi bagian mudah dari pola makan harian.
Source: www.beautynesia.id






