Saat tubuh kekurangan cairan, minuman yang terasa paling segar belum tentu menjadi pilihan yang paling tepat. Beberapa jenis minuman justru bisa membuat kebutuhan hidrasi tidak terpenuhi dengan baik, bahkan berpotensi memperburuk kondisi saat cuaca panas.
Itulah mengapa pemilihan minuman perlu lebih diperhatikan ketika rasa haus mulai muncul. Dilansir dari EatingWell dan Medical News Today, ada 4 minuman yang sebaiknya tidak dijadikan andalan saat tubuh sedang dehidrasi.
Soda sering terasa melegakan karena disajikan dingin dan manis. Namun, sensasi itu tidak otomatis berarti tubuh mendapat cairan yang benar-benar dibutuhkan untuk pulih dari dehidrasi.
Selain tinggi gula, sebagian minuman bersoda juga mengandung kafein yang bisa membuat tubuh lebih sering buang air kecil. Dalam kondisi seperti itu, air putih tetap menjadi pilihan yang lebih disarankan.
Minuman berenergi kerap dipilih saat badan terasa lemas di tengah cuaca panas. Melissa Mitri, M.S., R.D., menilai masih banyak orang keliru menganggap minuman ini bisa membantu menghidrasi tubuh.
Padahal, sebagian minuman berenergi mengandung taurin yang berpotensi membuat tubuh kehilangan lebih banyak cairan, ditambah kadar kafein yang cukup tinggi. Jika sedang dehidrasi, air putih atau minuman elektrolit tanpa tambahan gula dinilai lebih aman dipilih.
3. Minuman Manis Kemasan
Minuman manis kemasan juga sering tampak menggoda karena rasanya dingin dan mudah ditemukan. Masalahnya, kandungan gula yang tinggi bisa memengaruhi keseimbangan cairan di dalam tubuh.
Dehidrasi bahkan dapat berdampak pada kadar gula darah. Studi pada 2020 menemukan bahwa kekurangan cairan dapat memengaruhi hormon yang membantu mengatur gula darah, termasuk glukagon, sementara penelitian pada 2017 menunjukkan kurang minum selama tiga hari dapat mengganggu kontrol gula darah pada penderita diabetes tipe 2.
| Minuman | Alasan Perlu Dihindari | Alternatif yang Lebih Disarankan |
|---|---|---|
| Minuman bersoda | Tinggi gula dan bisa mengandung kafein yang membuat lebih sering buang air kecil | Air putih |
| Minuman berenergi | Mengandung taurin dan kafein yang berpotensi membuat tubuh kehilangan lebih banyak cairan | Air putih atau minuman elektrolit tanpa tambahan gula |
| Minuman manis kemasan | Kandungan gula tinggi dapat memengaruhi keseimbangan cairan dan kadar gula darah | Air putih |
| Kopi berkafein tinggi | Konsumsi lebih dari 4 cangkir bisa membuat tubuh kehilangan lebih banyak cairan | Air putih sebagai pendamping |
4. Kopi Berkafein Tinggi
Kebiasaan minum kopi juga perlu lebih diperhatikan saat suhu sedang panas. Menurut Melissa Mitri, 1 hingga 2 cangkir kopi sehari umumnya masih aman, tetapi konsumsi lebih dari 4 cangkir bisa membuat tubuh kehilangan lebih banyak cairan.
Karena itu, kopi sebaiknya tetap diimbangi dengan air putih agar kebutuhan cairan tubuh tetap terpenuhi. Dengan begitu, aktivitas bisa terasa lebih nyaman meski cuaca sedang terik dan tubuh lebih mudah kehilangan cairan.
Perhatian pada pilihan minuman menjadi penting ketika tubuh mulai memberi sinyal seperti haus, lemas, atau sering buang air kecil setelah minum minuman tertentu. Pada kondisi dehidrasi, fokus utama tetap pada cairan yang benar-benar membantu menggantikan kehilangan air dengan baik.







