4 Gerakan Workout Ala Seulgi Red Velvet, Cara Sederhana Bangun Otot Perut di Rumah

Seulgi Red Velvet membagikan rangkaian workout singkat yang bisa ditiru di rumah untuk membantu membentuk area perut. Dalam cuplikan vlog di kanal YouTube pribadinya saat berada di Bali, ia memperlihatkan gerakan yang sederhana, tanpa alat khusus, tetapi tetap menargetkan otot inti tubuh.

Latihan yang ditampilkan terdiri dari peregangan, leg raises, crunch dengan beberapa variasi, dan plank yang dibuat lebih aktif. Gerakan-gerakan ini tidak membutuhkan ruang besar, sehingga cocok untuk latihan rumahan selama dilakukan dengan kontrol yang baik.

Peregangan sebagai awal latihan

Seulgi memulai sesi dengan cat-cow stretch, meski dalam video itu ia juga sempat berjalan di treadmill sebagai pemanasan. Bagi yang tidak memakai treadmill, peregangan tetap bisa menjadi pembuka agar tubuh lebih siap bergerak.

Posisi awal dimulai dari duduk di atas tumit di atas matras, lalu tangan diangkat dan tubuh diturunkan perlahan hingga telapak tangan menyentuh matras. Setelah itu, punggung ditarik ke belakang dan ditahan sekitar 8-10 detik sambil membuang napas perlahan, lalu gerakan diulang 3-6 kali.

Leg raises untuk otot inti dan perut bawah

Gerakan leg raises menjadi salah satu latihan yang paling menonjol dalam sesi ini karena menargetkan otot inti secara lebih intens. Seulgi melakukannya dengan posisi telentang, tangan lurus di samping tubuh, lalu kedua kaki diangkat hingga membentuk sudut 90 derajat.

Kaki kemudian diturunkan perlahan tanpa membuat punggung melengkung, lalu diangkat kembali saat punggung mulai terasa membengkok. Rangkaian ini diulang sebanyak 30 kali dan dikenal membantu melatih perut bagian bawah serta menjaga kestabilan tulang punggung.

Crunch dan variasi gerakan perut

Selain leg raises, Seulgi juga menunjukkan crunch untuk melatih perut bagian atas. Gerakan dasarnya mirip sit-up, tetapi punggung bawah tetap menempel di matras saat punggung bagian atas diangkat, ditahan sebentar, lalu kembali turun.

Posisi awalnya dilakukan dengan lutut ditekuk dan tangan di samping telinga, kemudian gerakan diulang 30 kali. Dalam sesi yang sama, ia juga memperlihatkan bicycle crunch, yaitu gerakan seperti mengayuh sepeda sambil mempertahankan pola crunch, serta vertical leg crunch dengan kedua kaki lurus ke atas.

Plank yang lebih dinamis

Bagian akhir latihan diisi dengan plank yang dibuat lebih aktif melalui gerakan pinggul ke kiri dan kanan. Jika plank biasanya hanya menahan posisi tubuh, variasi ini menambah tantangan pada otot perut dan stabilitas tubuh.

Tubuh tetap berada dalam posisi plank, lalu pinggul digeser dengan kontrol dan diulang 30 kali. Gerakan ini menuntut kestabilan yang baik, sehingga fokus utama tetap pada posisi tubuh yang benar selama latihan.

Meski terlihat praktis, ketepatan gerakan tetap penting agar latihan aman dan efektif. Seulgi juga menekankan agar workout tidak dilakukan berlebihan, sehingga latihan sebaiknya dimulai dari repetisi yang lebih rendah terlebih dahulu sebelum intensitasnya ditingkatkan secara bertahap.

Source: www.beautynesia.id
Terkait