3 Tanda Orang Bermental Kuat Saat Stres, Mereka Tidak Menghindar

Stres sering datang tanpa memberi pilihan, baik dari pekerjaan, keluarga, keuangan, maupun hubungan. Yang membedakan satu orang dengan yang lain bukanlah ada atau tidaknya tekanan, melainkan cara mereka merespons saat beban itu muncul.

Dalam psikologi, mental yang kuat tidak berarti hidup tanpa masalah atau selalu tenang. Justru, orang dengan daya tahan mental yang baik cenderung menghadapi tekanan dengan cara yang lebih sehat, realistis, dan tidak membiarkan kesulitan menghentikan langkah mereka.

Menerima stres tanpa menyangkalnya

Ciri pertama yang terlihat adalah kemampuan menerima stres sebagai bagian dari hidup. Mereka tidak menghindar atau mencoba kabur, karena memahami bahwa masalah dan kesulitan memang tidak bisa dihindari sepenuhnya.

Saat kondisi terasa menekan, fokus mereka tertuju pada hal yang masih bisa dikendalikan. Bahkan ketika situasi tidak bisa diubah, mereka tetap mencari langkah yang membantu diri sendiri bergerak maju.

Melihat tekanan sebagai tantangan

Orang bermental kuat juga cenderung memandang stres sebagai tantangan, bukan ancaman. Sikap ini membuat mereka lebih mudah menenangkan diri dan tidak langsung menganggap keadaan sebagai akhir dari segalanya.

Pendekatan semacam ini penting karena pikiran buruk bisa memperburuk tekanan jika dibiarkan mengambil alih. Sebuah studi pada 2020 yang diterbitkan di PubMed Central menyebutkan bahwa memandang stres sebagai tantangan, menyadari stres sebagai hal umum, dan menerimanya sebagai respons alami tubuh dapat membawa manfaat.

Memilih coping skill yang sehat

Ciri berikutnya tampak dari strategi coping yang digunakan saat stres datang. Mereka tidak menutup mata terhadap emosi tidak nyaman seperti cemas, takut, atau sedih, melainkan membiarkannya dirasakan secara langsung.

Setelah itu, mereka memilih aktivitas yang sehat untuk meredakan tekanan, seperti berjalan-jalan atau menekuni hobi. Cara ini berbeda dari kebiasaan yang justru merusak, seperti penyalahgunaan zat atau isolasi diri.

Pilihan coping yang sehat penting karena strategi yang tidak sehat dapat memperburuk masalah kesehatan mental seperti depresi dan kecemasan. Studi PLOS One pada 2017 juga mengungkapkan bahwa keterampilan mengatasi masalah yang sehat dapat meningkatkan regulasi emosi, ketahanan, dan kesejahteraan mental secara keseluruhan.

Perbedaan utama orang bermental kuat bukan pada ada atau tidaknya stres, melainkan pada cara mereka menanggapinya. Mereka tetap merasakan beban, tetapi tidak membiarkan beban itu menguasai arah hidup.

Dalam pandangan psikologi, sikap menerima, menilai tekanan secara lebih rasional, dan memakai coping skill yang sehat menjadi tanda bahwa seseorang punya daya tahan mental yang baik. Itulah sebabnya, cara mengatasi stres sering dipakai sebagai salah satu petunjuk paling jelas untuk mengenali orang yang mentalnya kuat.

Source: www.beautynesia.id

Terkait