Tiga HP Samsung di kelas Rp3 jutaan ini membuat pilihan pembeli semakin sulit dipersempit. Alasannya sederhana, karena ketiganya sama-sama membawa kamera 50MP dengan OIS, layar Super AMOLED, dan RAM besar.
Galaxy A17 5G, Galaxy A26 5G, dan Galaxy A36 5G juga hadir dengan dukungan pembaruan perangkat lunak hingga enam tahun. Di tengah pasar yang ramai, kombinasi kamera stabil, layar mumpuni, dan umur pakai software panjang menjadi nilai yang susah diabaikan.
OIS jadi pembeda utama untuk foto harian
Fitur OIS menjadi sorotan karena membantu menjaga foto dan video tetap stabil, terutama saat cahaya kurang ideal atau tangan tidak benar-benar diam. Pada tiga model ini, OIS hadir sebagai alasan utama kenapa banyak pengguna meliriknya untuk kebutuhan foto harian dan media sosial.
Samsung pun memasangkan paket fitur yang cukup merata di ketiganya. Namun, masing-masing model tetap punya karakter berbeda, mulai dari harga paling terjangkau sampai opsi yang terasa lebih premium.
Galaxy A17 5G, opsi paling ramah di kantong
Galaxy A17 5G berada di posisi paling murah dengan kisaran harga Rp2,9 juta sampai Rp3,6 juta untuk varian 8GB/128GB atau 8GB/256GB. Kamera utamanya 50MP dengan OIS, dan Samsung menyebut hasilnya mampu membuat foto di kondisi cahaya rendah lebih terang dibanding generasi sebelumnya.
Di bagian belakang, ponsel ini juga membawa kamera ultrawide 5MP dan macro 2MP. Untuk kebutuhan selfie dan panggilan video, tersedia kamera depan 13MP yang masih cukup untuk vlog ringan.
Performa hariannya ditopang RAM 8GB dengan tambahan virtual RAM, sementara layarnya memakai Super AMOLED 6,7 inci FHD+ 90Hz. Baterai 5000mAh dan fast charging 25W membuatnya terlihat cocok untuk pemakaian harian yang panjang.
Galaxy A26 5G, paket yang paling seimbang
Galaxy A26 5G dipasarkan di kisaran Rp3,3 juta sampai Rp3,9 juta, dan sering dianggap sebagai rekomendasi paling seimbang di antara ketiganya. Kamera utamanya 50MP dengan OIS, ditemani ultrawide 8MP serta macro 2MP atau 5MP.
Hasil fotonya disebut tajam, natural, dan konsisten, dengan dynamic range dan mode malam yang kompetitif. Kamera depan 13MP juga masih memenuhi kebutuhan umum untuk selfie maupun konten singkat.
Di sisi performa, Samsung memasangkan RAM 8GB dan penyimpanan 256GB yang masih bisa diperluas lewat microSD. Chipset Exynos 1380 disebut sanggup menangani multitasking berat, game seperti Mobile Legends dan Genshin Impact pada setelan medium, serta editing video ringan.
Layarnya menjadi nilai jual besar lewat panel Super AMOLED 6,7 inci 120Hz dengan kecerahan hingga 1000 nits. Tambahan baterai 5000mAh, fast charging 25W, sertifikasi IP67, dan bodi tipis sekitar 7,7 mm membuatnya terasa lebih lengkap.
Galaxy A36 5G, yang paling premium di grup ini
Galaxy A36 5G berada di kelas tertinggi, dengan harga normal sekitar Rp4,1 juta sampai Rp4,9 juta untuk varian 8GB/128GB atau 256GB. Namun, dalam promo harganya kerap turun ke kisaran Rp3,5 juta sampai Rp4 juta.
Kamera utamanya tetap 50MP, lengkap dengan ultrawide dan macro. Sejumlah ulasan menyebut ada peningkatan sensor, hasil foto yang lebih berkualitas, warna yang akurat, dan stabilisasi video yang baik.
Perangkat ini juga menawarkan RAM hingga 8GB atau 12GB, tergantung varian. Dukungan chipset Snapdragon 6 Gen 3 atau sejenisnya membuatnya diposisikan sebagai yang paling kuat untuk multitasking dan gaming di daftar ini.
Layar Super AMOLED 6,7 inci 120Hz, baterai 5000mAh, sertifikasi IP67, dan dukungan software enam tahun mempertegas kesan premiumnya. Sejumlah pengguna juga menilai One UI 7 terasa lebih modern, ditambah fitur AI seperti Awesome Intelligence dan Circle to Search.
Jika prioritas utama ada pada harga paling bersahabat, Galaxy A17 5G masih menjadi pintu masuk yang masuk akal. Namun jika yang dicari adalah kombinasi kamera, performa, dan fitur yang paling seimbang, Galaxy A26 5G terlihat paling aman, sementara Galaxy A36 5G cocok untuk pengguna yang ingin pengalaman lebih premium tanpa lompat terlalu jauh dari kelas Rp3 jutaan.
Source: www.suara.com






