Romaria membuka proyek pertamanya di tahun 2026 lewat single “24/7”, lagu yang langsung menempatkan rasa rindu sebagai pusat cerita. Dengan durasi 3 menit 15 detik, lagu ini membawa nuansa pop akustik dan sentuhan R&B soul yang hangat.
Respons awalnya juga terbilang kuat. Di Spotify, “24/7” sudah mengumpulkan lebih dari 600 ribu stream, sementara video musiknya di YouTube hampir menyentuh 250 ribu penonton.
Rindu yang terasa terus-menerus dalam hubungan jarak jauh
Secara tema, “24/7” menangkap pengalaman emosional dalam hubungan jarak jauh atau LDR. Romaria menggambarkan kondisi ketika rindu muncul tanpa jeda, sampai suara orang yang dicintai saja sudah cukup untuk memberi sedikit kelegaan.
Lagu ini berbicara tentang hubungan yang dijaga lewat komunikasi. Di balik jarak, ada keinginan untuk tetap terhubung dan harapan agar pertemuan bisa segera terjadi.
Hangat karena tetap menyimpan harapan
Yang membuat “24/7” tidak berhenti pada sisi sedih adalah detail harapan yang dibawa ke dalam liriknya. Romaria memotret bayangan sederhana tentang pertemuan yang dinantikan, mulai dari menyiapkan make up, mengenakan baju favorit, hingga berjalan-jalan bersama.
Bagian itu memberi warna yang lebih lembut pada lagu ini. Pendengar diajak melihat bahwa LDR bukan hanya soal menahan rindu, tetapi juga menjaga keyakinan pada momen yang akan datang.
Lirik sederhana, emosi yang langsung kena
Bahasa yang dipakai di “24/7” dibuat ringan dan mudah dipahami. Frasa seperti “24/7 kuingat s’lalu” menegaskan bahwa rasa rindu hadir tanpa henti.
Romaria menulis lagu ini bersama Hose Ali dan Yafi Aria. Kolaborasi tersebut menghadirkan lirik yang langsung menyentuh inti pengalaman LDR tanpa perlu banyak metafora yang rumit.
Beberapa baris lirik memperlihatkan betapa kuatnya peran suara pasangan dalam meredakan rindu. Kalimat seperti “Kalau tak dengar suaramu itu” dan “Semalam saja tak mampu” menegaskan emosi yang jadi pusat lagu.
Di sisi lain, baris “Namun aku tahu / Hanya bisa menunggu waktu” memberi lapisan yang lebih realistis. “24/7” pun terasa seperti catatan tentang cinta jarak jauh yang berjalan bersama kesabaran dan penantian.
Source: www.medcom.id






