17 SNT Mulai Buka pada 2026/2027, 20 Sekolah Baru Menyusul Dibangun

Pemerintah menyiapkan 17 Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) jenjang SMP dan SMA untuk mulai melayani siswa pada tahun ajaran 2026/2027. Layanan awal ini akan memakai Unit Pelayanan Terpadu milik Kemendikdasmen sebagai tempat belajar sementara.

Langkah tersebut menjadi tahap awal perluasan pendidikan yang ditargetkan mencapai 500 layanan SNT secara bertahap hingga 2029. Pada saat yang sama, pembangunan 20 SNT tambahan juga dijadwalkan berlangsung sepanjang 2026 di berbagai wilayah Indonesia.

Ke-17 lokasi yang lebih dahulu beroperasi tersebar dari Jawa Barat hingga Maluku Utara. Pemerintah menempatkan sekolah-sekolah ini sebagai penggerak yang diharapkan memberi dampak bagi sekolah di sekitarnya.

17 SNT yang Ditargetkan Melayani Siswa pada 2026/2027

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menyebut layanan di lokasi awal akan dimulai pada tahun ajaran 2026/2027. Pernyataan itu disampaikan Mu’ti di Kantor Kemendikdasmen, Jakarta.

“Sebanyak 17 lokasi direncanakan mulai memberikan layanan pada 2026/2027,” kata Mu’ti. Seluruh lokasi pada kelompok pertama ini akan memanfaatkan Unit Pelayanan Terpadu sebagai ruang belajar sementara.

No.LokasiStatus
1Kabupaten BogorLayanan 2026/2027
2Kabupaten CianjurLayanan 2026/2027
3Kabupaten GowaLayanan 2026/2027
4Kabupaten Bone BolangoLayanan 2026/2027
5Kota Tidore KepulauanLayanan 2026/2027
6Ibu Kota NusantaraLayanan 2026/2027
7Kabupaten BanyumasLayanan 2026/2027
8Kabupaten JeparaLayanan 2026/2027
9Kota SubulussalamLayanan 2026/2027
10Kota TarakanLayanan 2026/2027
11Kabupaten DonggalaLayanan 2026/2027
12Kabupaten Bolaang MongondowLayanan 2026/2027
13Kabupaten Minahasa UtaraLayanan 2026/2027
14Kabupaten KupangLayanan 2026/2027
15Kabupaten Buton TengahLayanan 2026/2027
16Kabupaten TeboLayanan 2026/2027
17Kabupaten Tanjung Jabung TimurLayanan 2026/2027

20 Lokasi Masuk Tahap Pembangunan pada 2026

Selain layanan awal, pemerintah akan membangun 20 SNT baru sepanjang 2026. Sekolah dalam kelompok pembangunan ini ditargetkan mulai menerima siswa baru pada 2027.

Lokasinya mencakup Aceh, Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, hingga Papua. Dengan 17 lokasi layanan awal dan 20 proyek baru, total sekolah yang dibangun pada 2026 mencapai 37 sekolah.

No.LokasiStatus
1Kabupaten Mahakam UluPembangunan 2026
2Kabupaten Penajam Paser UtaraPembangunan 2026
3Kabupaten Bener MeriahPembangunan 2026
4Kabupaten Gayo LuesPembangunan 2026
5Kabupaten Aceh JayaPembangunan 2026
6Kabupaten CilacapPembangunan 2026
7Kabupaten MalangPembangunan 2026
8Kabupaten PurbalinggaPembangunan 2026
9Kabupaten DharmasrayaPembangunan 2026
10Kabupaten Pasaman BaratPembangunan 2026
11Kabupaten Tulang BawangPembangunan 2026
12Kabupaten Sumba TengahPembangunan 2026
13Kabupaten MappiPembangunan 2026
14Kabupaten PandeglangPembangunan 2026
15Kabupaten TasikmalayaPembangunan 2026
16Kota PekanbaruPembangunan 2026
17Kabupaten SambasPembangunan 2026
18Kabupaten SigiPembangunan 2026
19Kabupaten Bangka TengahPembangunan 2026
20Kabupaten KaroPembangunan 2026

Mu’ti menyatakan pengembangan SNT dilakukan mengikuti arahan Presiden terkait penyediaan layanan pendidikan tersebut. Target 500 layanan hingga 2029 akan dicapai melalui pembangunan dan pembukaan layanan secara bertahap.

Jadwal layanan kedua kelompok sekolah tidak sama. Sebanyak 17 lokasi diproyeksikan melayani siswa pada 2026/2027, sedangkan 20 sekolah yang dibangun pada 2026 ditargetkan menerima siswa baru pada 2027.

Terkait