Jurusan AI di Indonesia kini tidak lagi jadi pilihan yang langka. Sejumlah kampus negeri dan swasta sudah membuka program studi yang berfokus pada kecerdasan artifisial, machine learning, data science, robotika, hingga sistem cerdas.
Perluasan ini membuat calon mahasiswa punya lebih banyak jalur untuk masuk ke bidang yang prospek kerjanya terus naik seiring transformasi digital di berbagai sektor. Mengutip Kompas.com, kebutuhan tenaga ahli di bidang kecerdasan buatan juga terus meningkat.
Kampus negeri yang sudah membuka jalur AI
Di kelompok perguruan tinggi negeri, program AI tersebar di beberapa kampus besar dengan fokus dan akreditasi yang berbeda. Berikut daftar yang disebut sudah membuka jurusan terkait AI.
| Kampus | Program Studi AI | Akreditasi |
|---|---|---|
| Universitas Indonesia | Sarjana Kecerdasan Artifisial | Baik |
| ITS | Rekayasa Kecerdasan Artifisial | Unggul/Excellent, Baik Sekali |
| Universitas Airlangga | Teknik Robotika dan Kecerdasan Buatan | Baik Sekali |
| UPI | Mekatronika dan Kecerdasan Buatan | Baik |
| IPB | S1 Kecerdasan Buatan | Sudah mengantongi akreditasi BAN-PT |
| Institut Teknologi Bacharuddin Jusuf Habibie | Teknik Robotik dan Kecerdasan Buatan | Baik |
| Unesa | S-1 Kecerdasan Artifisial | Baik |
Universitas Indonesia telah membuka Program Studi Sarjana Kecerdasan Artifisial di bawah Fakultas Ilmu Komputer untuk tahun akademik 2026/2027. ITS menonjol lewat fokus pada machine learning, computer vision, dan intelligent systems, sedangkan Unesa menyiapkan kurikulum minimal 144 SKS.
IPB membawa pendekatan yang dekat dengan sektor agro-maritim. Lulusannya dibekali kompetensi untuk pengembangan algoritma dan teknologi sistem cerdas yang mendukung bidang tersebut.
Kampus swasta juga ikut memperlebar pilihan
Di kelompok swasta, jurusan AI juga berkembang cepat. Program yang dibuka tidak hanya menekankan teori, tetapi juga penerapan teknologi seperti generative AI, robotics, dan data science.
| Kampus | Program Studi AI | Catatan Penting |
|---|---|---|
| Binus University | Artificial Intelligence | Fokus AI Terapan, jenjang S1 |
| Universitas Kristen Indonesia Paulus Makassar | S1 Kecerdasan Buatan | Terakreditasi Pertama |
| UMS | S1 Kecerdasan Buatan | Berada di bawah Fakultas Komunikasi dan Informatika |
| Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya | Teknik Robotika dan Kecerdasan Buatan | Akreditasi Baik |
| Universitas Harapan Bangsa | S1 Teknik Robotika dan Kecerdasan Buatan | Pelopor di wilayah Banyumas |
| Universitas Bunda Mulia | Kecerdasan Buatan | Pelopor program S1 Kecerdasan Buatan pertama di Indonesia, akreditasi Baik |
| Unikom | Teknik Robotika dan Kecerdasan Buatan | Mulai Tahun Akademik 2025/2026, akreditasi Baik |
| Universitas Sunan Gresik | Teknik Robotika dan Kecerdasan Buatan | Akreditasi BAIK dari LAM INFOKOM |
| Universitas Pembangunan Panca Budi | S1 Kecerdasan Buatan | Program kelas karyawan, akreditasi BAN PT Baik |
Binus University menyiapkan mahasiswa dengan materi machine learning, computer vision, neural network, dan deep learning. Lulusannya diproyeksikan menjadi machine learning engineer, data scientist, atau AI product manager.
Universitas Bunda Mulia disebut sebagai pelopor S1 Kecerdasan Buatan pertama di Indonesia. Program ini tersedia di Jakarta dan Tangerang, dengan fokus pada Machine Learning, Generative AI, dan sistem pintar lainnya.
Apa saja yang dipelajari di jurusan AI
Jurusan AI umumnya mempertemukan mahasiswa dengan mata kuliah teknis yang luas. Daftarnya mencakup Machine Learning, Deep Learning, Natural Language Processing, Computer Vision, Data Science, Big Data, Robotics, Internet of Things, Cloud Computing, dan Etika Artificial Intelligence.
Selain teori, mahasiswa juga dibekali pemrograman Python, pengolahan data, dan pengembangan model AI untuk menyelesaikan masalah nyata. Kombinasi itu membuat jurusan AI relevan untuk industri teknologi, perbankan, kesehatan, manufaktur, dan pemerintahan.
Prospek kerja yang terbuka lebar
Lulusan jurusan AI punya peluang kerja yang cukup luas karena banyak perusahaan mulai mengadopsi sistem berbasis kecerdasan buatan. Posisi yang bisa dibidik antara lain AI Engineer, Machine Learning Engineer, Data Scientist, Data Engineer, AI Researcher, Computer Vision Engineer, NLP Engineer, Robotics Engineer, Software Engineer, Business Intelligence Analyst, AI Consultant, dan AI Product Manager.
Keahlian AI juga dibutuhkan perusahaan teknologi global, startup, lembaga riset, serta instansi pemerintah yang sedang mengembangkan layanan berbasis kecerdasan buatan. Karena itu, calon mahasiswa perlu melihat bukan hanya nama besar kampus, tetapi juga kurikulum, fasilitas laboratorium, dosen, kerja sama industri, dan status akreditasi program studi.
Bagi siswa yang menyukai matematika, logika, pemrograman, dan analisis data, jurusan AI menjadi salah satu jalur kuliah yang layak dipertimbangkan. Pilihan kampusnya kini jauh lebih banyak, sehingga pencarian jurusan bisa disesuaikan dengan fokus belajar dan target karier yang ingin dicapai.







