Banyak pemilik rumah mengira ukuran panel surya cukup ditentukan oleh kebutuhan listrik harian dan luas atap. Padahal, ada batas keselamatan yang justru bisa menentukan apakah sistem bisa dipasang tanpa upgrade panel listrik utama.
Batas itu dikenal sebagai 120% rule, ketentuan di National Electrical Code yang mengatur seberapa besar daya surya aman ditampung panel listrik utama sebuah bangunan. Aturan ini penting karena panel harus menerima energi dari jaringan listrik dan dari surya tanpa kelebihan beban.
Apa yang diatur 120% rule
Di dalam National Electrical Code atau NEC, aturan keselamatan listrik disusun untuk mencegah bahaya kelistrikan. Kode ini diperbarui setiap tiga tahun dan meski bukan undang-undang federal, penerapannya sangat penting untuk keamanan instalasi.
120% rule muncul dalam bagian 705.12 (B)(2)(a) NEC yang membahas panel listrik untuk sistem surya. Intinya, jumlah 125% dari arus output sumber daya dan rating perangkat pelindung busbar tidak boleh melebihi 120% dari rating busbar.
Mengapa bisa jadi penentu instalasi
Aturan ini sering dipakai pada sistem yang terhubung ke rumah lewat load-side source connection. Dalam skema itu, solar breaker dan penyimpanan energi berada di sisi yang sama dengan beban rumah setelah main breaker memutus koneksi.
Jika panel terlalu penuh, risikonya tidak kecil. Kondisi itu dapat memicu breaker sering trip, panas berlebih, hingga kebakaran listrik, sehingga pemeriksaan spesifikasi instalasi tetap penting sebelum pemasangan.
Cara menghitung kapasitas maksimum
Fokus utama aturan ini ada pada busbar rating panel listrik. Busbar adalah strip logam solid di dalam panel yang mengumpulkan dan menyalurkan daya ke breaker, dan rating-nya menunjukkan arus maksimum yang bisa ditangani sambungan internal panel.
Rumusnya sederhana. Kalikan busbar rating dengan 1,2 atau 120%, lalu kurangi main breaker rating, kemudian bagi hasilnya dengan 1,25 untuk memperhitungkan kebutuhan beban kontinu dari solar.
Contohnya, panel dengan busbar rating 200 amp dikalikan 1,2 akan menghasilkan 240 amp. Jika main breaker juga 200 amp, selisihnya 40 amp, lalu dibagi 1,25 sehingga kapasitas surya maksimum menjadi 32 amp atau 7,68 kW tanpa perlu upgrade.
Angka ini juga membantu menentukan ukuran solar breaker dan inverter yang bisa dipakai dalam sistem. Karena itu, kapasitas surya tidak hanya soal daya yang ingin dipasang, tetapi juga soal batas aman panel utama.
Kenapa perlu dibaca sebelum tanda tangan kontrak
120% rule membantu memastikan panel listrik tidak menerima daya lebih besar dari batas aman saat grid dan solar bekerja bersamaan. Bagi konsumen, detail seperti ini perlu dibaca bersama kontrak pemasangan agar tidak ada biaya tambahan di tengah jalan.
Solar memang menawarkan penghematan dan kemandirian energi, tetapi sistem yang tidak sesuai kapasitas panel utama tetap bisa menimbulkan risiko teknis dan biaya perbaikan yang mahal. Di sinilah 120% rule sering menjadi pembeda antara instalasi yang mulus dan instalasi yang harus naik level lebih dulu.
