100 Days of Deception, Romansa Gyeongseong yang Ternyata Berbahaya

Drama Korea 100 Days of Deception datang dengan premis yang tidak biasa. Di balik romansa berlatar Gyeongseong, serial tvN ini membawa misi mata-mata, penyamaran, dan ketegangan politik pada era pendudukan Jepang di Korea.

Sejak teaser pertamanya dirilis tvN pada Kamis, 2 Juli 2026, nuansa yang dibangun langsung terasa padat dan mencekam. Dari stasiun yang ramai hingga kantor Pemerintahan Umum Jepang di Korea, drama ini menegaskan bahwa kisah cintanya tidak akan berjalan dalam suasana yang ringan.

Kim Yoo Jung Jadi Pencopet yang Menyusup ke Pemerintahan

Alur cerita berpusat pada Lee Ga Gyeong, karakter yang dimainkan Kim Yoo Jung. Ia digambarkan sebagai pencopet paling terampil di Gyeongseong yang menyamar sebagai calon penerjemah demi menyusup ke pemerintahan jenderal Jepang di Korea.

Langkah itu membuat tokoh yang ia mainkan bukan hanya berhadapan dengan risiko identitas palsu, tetapi juga dengan misi berbahaya di tengah situasi politik yang menekan. Di titik inilah unsur romansa dan aksi mulai bertabrakan, karena pergerakan Lee Ga Gyeong tidak berdiri sendiri.

Park Jin Young Hadir sebagai Penerjemah Baru yang Punya Posisi Penting

Park Jin Young memerankan Kim Tae Woong, yang juga dikenal sebagai Sato Hideo. Ia adalah penerjemah baru yang ditunjuk oleh Pemerintahan Jenderal, sekaligus anak angkat Inspektur Jenderal Korea yang berada di lingkar penting struktur komando Jepang di Korea.

Pertemuan Lee Ga Gyeong dan Kim Tae Woong menjadi inti dinamika cerita. Teaser memperlihatkan keduanya terlibat dalam situasi yang semakin rumit ketika misi penyamaran dan hubungan antarkarakter mulai saling bertabrakan.

TokohPemeranPeran
Lee Ga GyeongKim Yoo JungPencopet terampil yang menyamar sebagai calon penerjemah
Kim Tae Woong / Sato HideoPark Jin YoungPenerjemah baru yang ditunjuk Pemerintahan Jenderal

Deretan Karakter Pendukung yang Menguatkan Unsur Politik

Selain dua pemeran utama, drama ini juga menghadirkan Kim Hyun Joo sebagai penembak jitu Yoo So Ran dan Lee Moo Saeng sebagai koresponden Yoo Philip. Kehadiran keduanya memperluas lapisan konflik yang ada di cerita.

Jin Sun Kyu juga bergabung sebagai Sato Shinichi, pejabat peringkat kedua tertinggi di Pemerintahan Jenderal Jepang di Korea. Dengan formasi karakter seperti ini, cerita tampak bergerak tidak hanya lewat romansa, tetapi juga lewat tekanan politik dan operasi tersembunyi.

Gabungan Romansa, Sejarah, dan Aksi Jadi Pembeda

100 Days of Deception ditulis oleh Ryu Bo Ri dan diarahkan Yoo In Shik. Serial ini menggabungkan sejarah, romansa, mata-mata, dan aksi dalam satu paket, sehingga menawarkan warna yang lebih luas dibanding period drama pada umumnya.

Atmosfer Gyeongseong era 1930-an juga dibuat menonjol sejak awal. Karena itu, drama ini sekilas bisa mengingatkan penonton pada Mr. Sunshine dan Gyeongseong Creature, meski tetap membawa identitas sendiri lewat misi penyamaran dan relasi rumit antar tokoh.

TvN menjadwalkan 100 Days of Deception tayang pada 10 Oktober 2026. Dengan latar sejarah yang tegang, karakter yang saling berkaitan dalam struktur kuasa, dan romansa yang dibungkus bahaya, drama ini sudah lebih dulu menempatkan dirinya sebagai salah satu judul yang paling dinanti di jajaran drakor sejarah-romantis mendatang.

Source: www.beautynesia.id

Terkait