10 Tahun Aerox di Indonesia, Komunitas dan Budaya Modif Jadi Kekuatan Utama

Author: Cung Media

Sepuluh tahun setelah hadir di Indonesia, Yamaha Aerox menunjukkan bahwa posisinya tidak hanya bertahan di pasar skutik 150, tetapi juga tumbuh sebagai bagian dari gaya hidup urban. Perayaan satu dekade itu memperlihatkan kekuatan yang paling menempel pada model ini, yakni komunitas pengguna dan budaya modifikasi yang terus hidup.

Yamaha menandai momen tersebut lewat gelaran We Are AEROX Society di The Brickhall, Fatmawati City Center, Jakarta Selatan. Acara ini menjadi panggung untuk mempertemukan pengguna, komunitas, modifikator, dan penikmat sport scooter dalam satu ruang yang sama.

Apresiasi untuk pengguna lama

Manager Public Relations, YRA & Community PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Rifki Maulana, menyebut perayaan ini sebagai bentuk apresiasi kepada konsumen setia dan para pecinta sport scooter. Ia menegaskan bahwa Yamaha ingin merayakan perjalanan Aerox bersama para pengguna yang ikut membesarkan model tersebut.

“Sebagai bentuk apresiasi kepada konsumen setia dan para pecinta sport scooter, Yamaha pada tahun ini menyambut satu dekade Aerox,” kata Rifki. Pernyataan itu menegaskan bahwa pengguna lama masih menjadi bagian penting dari identitas Aerox.

Rangkaian acara digelar di banyak kota

Sebelum acara puncak di Jakarta, Yamaha lebih dulu menggelar Gathering Team AEROX atau GTA di sembilan kota sepanjang April hingga Mei 2026. Kota-kota tersebut adalah Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Pekanbaru, Bali, Malang, Bengkulu, Solo, dan Pontianak.

Menurut Yamaha, rangkaian itu melibatkan ribuan pengguna Aerox dari berbagai generasi. Agenda tersebut juga berfungsi mempererat hubungan komunitas di berbagai daerah, bukan hanya di kota-kota besar.

Budaya modifikasi ikut menguatkan Aerox

Acara di Jakarta disebut dihadiri lebih dari 2.000 pengunjung. Mereka terdiri dari pengguna Aerox, komunitas, modifikator, hingga penikmat gaya hidup urban yang lekat dengan citra skutik ini.

Rangkaian kegiatan diawali rolling city bersama pengguna Aerox dari wilayah Jabodetabek. Setelah itu, Yamaha menampilkan berbagai konsep modifikasi seperti motorsport, Indo Proper, Vietnam Style, dan Thai Look.

Beragam komponen aftermarket yang tengah populer juga ikut dipamerkan. Kehadiran elemen itu memperlihatkan bahwa Aerox punya ruang besar di dunia modifikasi dan ikut menggerakkan ekosistem pendukungnya.

Dari debut 2016 ke Aerox Alpha

Aerox pertama kali mengaspal di Indonesia pada 2016 dan sejak itu mengalami beberapa kali penyegaran. Perjalanan tersebut membawa model ini hingga ke generasi terbaru yang disebut Aerox Alpha.

Pembaruan yang berulang menunjukkan upaya Yamaha menjaga relevansi Aerox di tengah persaingan skutik 150 yang ketat. Di saat yang sama, komunitas yang tumbuh di sekitarnya membuat model ini tetap punya posisi menonjol di pasar.

Perayaan 10 tahun ini menegaskan bahwa Aerox bukan hanya produk yang bertahan lama. Model ini juga berhasil membangun hubungan kuat dengan pengguna, komunitas, dan pelaku budaya urban di berbagai daerah.

Source: www.cnnindonesia.com
Terbaru